PELALAWAN (Bidikonline.com) - DPRD Provinsi Riau temukan indikasi penyimpangan dalam proyek peningkatan Jalan Lintas Bono di Kecamat...[read more] "> PELALAWAN (Bidikonline.com) - DPRD Provinsi Riau temukan indikasi penyimpangan dalam proyek peningkatan Jalan Lintas Bono di Kecamat" />
Minggu, 19 November 2017
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Remaja ini Nekat Cabuli Istri Tetangga saat Tertidur Pulas | 18:57 WIB - Gubernur Riau Hadiri Acara Penutupan Cendana Cup ke XV | 18:57 WIB - Bupati Inhil Hadiri Kegiatan Pembinaan Peningkatan Pemberdayaan Perempuan | 18:57 WIB - Firdaus: Pekanbaru akan Terapkan Smart Card di Dunia Pendidikan | 18:57 WIB - Disdik Pekanbaru Kekurangan 1.061 Guru | 18:57 WIB - Walikota: Pekanbaru Butuh Bandar Udara Baru
/ Pelalawan / DPRD Riau Dapati Peningkatan Jalan Lintas Bono Tak Sesuai DPA /
Penyimpangan Proyek
DPRD Riau Dapati Peningkatan Jalan Lintas Bono Tak Sesuai DPA
Rabu, 04 Oktober 2017 - 10:45:19 WIB
Komisi D DPRD Provinsi Riau saat meninjau proyek peningkatan Jalan Lintas Bono di Kecamatan Teluk Meranti, Selasa (3/10/2017).
TERKAIT:
PELALAWAN (Bidikonline.com) - DPRD Provinsi Riau temukan indikasi penyimpangan dalam proyek peningkatan Jalan Lintas Bono di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.
"Temuan kita di lapangan, belum ada pengaspalan hotmix itu, kok dialihkan menjadi urugan pilihan," kata Anggota Komisi D DPRD Provinsi Riau, Manahara Manurung, kepada wartawan, Selasa (3/10/2017).

Dijelaskan dia, Rp 70 miliar dana APBD Provinsi Riau tahun 2017 yang diperuntukkan untuk aspal hotmix sepanjang 12 Km, justru telah dialihkan untuk urugan pilihan. Terjadi ketidak sesuaian Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dengan pelaksanaan di lapangan.

"Rp 70 miliar itu diperuntukkan untuk hotmix. Ternyata sudah habis dialihkan ke urugan pilihan," ungkapnya.

Bahkan disebutkan Manahara Manurung, sebesar 84 persen dana tersebut sudah habis. "Kita mau cek anggaran sebesar Rp 70 miliar yang diperuntukkan untuk hotmix 12 Km ternyata juga sudah habis," bebernya.

Menurut Manahara Manurung, sejauh ini pihak Dinas PUPR Provinsi Riau tidak berkoordinasi dengan DPRD Riau.

"Kalau ada koordinasi pastinya tidak akan seperti ini, kalau ada perubahan berarti dari orang ini. Seharusnya, sebelum ada perubahan ada pemberitahuan kepada kita," pungkasnya.

Selain Manahara Manurung, anggota Komisi D yang meninjau proyek peningkatan Jalan Lintas Bono yakni, Masgaul Yunus SH MH, H Yurjani Muga SH, Hj Yulianti, Abdul Vattah Ali Hasyim H dan Syamsurizal ST MT.(gr)



Berita Lainnya :
  • Remaja ini Nekat Cabuli Istri Tetangga saat Tertidur Pulas
  • Gubernur Riau Hadiri Acara Penutupan Cendana Cup ke XV
  • Bupati Inhil Hadiri Kegiatan Pembinaan Peningkatan Pemberdayaan Perempuan
  • Firdaus: Pekanbaru akan Terapkan Smart Card di Dunia Pendidikan
  • Disdik Pekanbaru Kekurangan 1.061 Guru
  • Walikota: Pekanbaru Butuh Bandar Udara Baru
  • Gelar Festival Seni Budaya, Riau Bakal Deklarasi Sebagai Pusat Zapin
  • Ayat Cahyadi Imbau Pelajar Pekanbaru Giatkan Baca Alquran
  • Pemkab Rohil Masih Kaji Keberadaan Tenaga Honor
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan