Pekanbaru (Bidikonline.com) – Disinyalir menyebar kebencian via elektronik (Aplikasi Whatsapp, red), ISB (60)  berprofesi sebagai do...[read more] "> Pekanbaru (Bidikonline.com) – Disinyalir menyebar kebencian via elektronik (Aplikasi Whatsapp, red), ISB (60)  berprofesi sebagai do" />
Senin, 15 Oktober 2018
Follow Us:
Senin, 15 Oktober 2018 - 07:54 WIB
Mahfud : Black Campaign Bisa Dihukum
Senin, 15 Oktober 2018 - 07:41 WIB
Tanpa Ronaldo, Portugal Bungkam Skotlandia
Senin, 15 Oktober 2018 - 07:34 WIB
Intip Ponsel Suami, Nasib Berakhir Pilu
07:34 WIB - Pengurus MOI Riau Lakukan Sosialisasi | 07:34 WIB - Prabowo-Sandi ke Pesantren | 07:34 WIB - Mahfud : Black Campaign Bisa Dihukum | 07:34 WIB - Tanpa Ronaldo, Portugal Bungkam Skotlandia | 07:34 WIB - Intip Ponsel Suami, Nasib Berakhir Pilu | 07:34 WIB - Bupati Inhil Buka Penyelenggaraan MTQ Ke - 48 Tahun 2018
/ Hukum / Kader PDI Perjuangan Polisikan ISB /
Sebar Isu Kebencian
Kader PDI Perjuangan Polisikan ISB
Jumat, 15 September 2017 - 20:07:25 WIB
Kader PDI Perjuangan, Pramono
TERKAIT:
Pekanbaru (Bidikonline.com) – Disinyalir menyebar kebencian via elektronik (Aplikasi Whatsapp, red), ISB (60)  berprofesi sebagai dokter dilapor ke Polresta Pekanbaru dengan No. Pol.STPL/738/IX/2017/SPKT III POLRESTA, Kamis (14/9/2017)

Menurut Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Iptu Polius Hendriawan, Jumat (15/9/2017) pagi, laporan yang disampaikan Pramono selaku Kader Partai PDI Perjuangan berawal dari video kiriman ISB disalah satu grup Whatsapp.

Di dalam video tersebut Partai PDI Perjuangan dan Jokowi disamakan dengan PKI, Pramo yang merupakan kader militan dan juga mantan sekretaris PDI Perjuangan Kabupaten Kampar, merasa tersinggung atas perilakunya ISB .

"Ia minta kepada yang bersangkutan (ISB, red) agar menjumpainya, jika ingin tahu tentang PDI Perjuangan dan Bapak Jokowi, namun sampai saat itu ISB  tidak mau menjumpai Pramono," jelas Iptu Polius Hendriawan.

Merasa tidak terima perbuatan  ISB,  Pramono akhirnya melapor Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, atas dugaan penyebaran kebencian via elektronik (Whatsapp), Rabu (13/9/2017) lusa lalu.

Dan laporan tersebut sudah kita terima  masih diproses," pungkas Kasubag Humas Polresta Pekanbaru. Namun di dalam (Laporan, red) tersebut tidak dijelaskan secara rinci seperti apa isi video kiriman ISB itu tersebut.

Menurut Pramono kepada wartawan Bidik, Jumat (15/9) , mendesak kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas perbuatan yang dilakukan terlapor (ISB-red)  yang sudah menyebar kebencian apalagi in i menyangkut partai kami,  selaku kader PDI Perjuangan kami siap berjuang mempertahankan partai kami, jawabnya tegas.

Lebih lanjut disampaikan ayah dari dua orang anak ini, “ jika pihak kepolisian tidak mengindahkan laporan ini, dalam waktu dekat kami akan turun lapangan minta supaya terlapor secepat mungkin diproses, jelasnya  (bdk-01)






 




Berita Lainnya :
  • Pengurus MOI Riau Lakukan Sosialisasi
  • Prabowo-Sandi ke Pesantren
  • Mahfud : Black Campaign Bisa Dihukum
  • Tanpa Ronaldo, Portugal Bungkam Skotlandia
  • Intip Ponsel Suami, Nasib Berakhir Pilu
  • Bupati Inhil Buka Penyelenggaraan MTQ Ke - 48 Tahun 2018
  • Alfedri Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Koto Gasib
  • Cerita Rakyat Tapah Main Asal Sungai Mandau
  • Sri Mullyani Saling Puji Jokowi
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan