Pekanbaru (Bidikonline.com) – Disinyalir menyebar kebencian via elektronik (Aplikasi Whatsapp, red), ISB (60)  berprofesi sebagai do...[read more] "> Pekanbaru (Bidikonline.com) – Disinyalir menyebar kebencian via elektronik (Aplikasi Whatsapp, red), ISB (60)  berprofesi sebagai do" />
Minggu, 19 November 2017
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Remaja ini Nekat Cabuli Istri Tetangga saat Tertidur Pulas | 18:57 WIB - Gubernur Riau Hadiri Acara Penutupan Cendana Cup ke XV | 18:57 WIB - Bupati Inhil Hadiri Kegiatan Pembinaan Peningkatan Pemberdayaan Perempuan | 18:57 WIB - Firdaus: Pekanbaru akan Terapkan Smart Card di Dunia Pendidikan | 18:57 WIB - Disdik Pekanbaru Kekurangan 1.061 Guru | 18:57 WIB - Walikota: Pekanbaru Butuh Bandar Udara Baru
/ Hukum / Kader PDI Perjuangan Polisikan ISB /
Sebar Isu Kebencian
Kader PDI Perjuangan Polisikan ISB
Jumat, 15 September 2017 - 20:07:25 WIB
Kader PDI Perjuangan, Pramono
TERKAIT:
Pekanbaru (Bidikonline.com) – Disinyalir menyebar kebencian via elektronik (Aplikasi Whatsapp, red), ISB (60)  berprofesi sebagai dokter dilapor ke Polresta Pekanbaru dengan No. Pol.STPL/738/IX/2017/SPKT III POLRESTA, Kamis (14/9/2017)

Menurut Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Iptu Polius Hendriawan, Jumat (15/9/2017) pagi, laporan yang disampaikan Pramono selaku Kader Partai PDI Perjuangan berawal dari video kiriman ISB disalah satu grup Whatsapp.

Di dalam video tersebut Partai PDI Perjuangan dan Jokowi disamakan dengan PKI, Pramo yang merupakan kader militan dan juga mantan sekretaris PDI Perjuangan Kabupaten Kampar, merasa tersinggung atas perilakunya ISB .

"Ia minta kepada yang bersangkutan (ISB, red) agar menjumpainya, jika ingin tahu tentang PDI Perjuangan dan Bapak Jokowi, namun sampai saat itu ISB  tidak mau menjumpai Pramono," jelas Iptu Polius Hendriawan.

Merasa tidak terima perbuatan  ISB,  Pramono akhirnya melapor Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, atas dugaan penyebaran kebencian via elektronik (Whatsapp), Rabu (13/9/2017) lusa lalu.

Dan laporan tersebut sudah kita terima  masih diproses," pungkas Kasubag Humas Polresta Pekanbaru. Namun di dalam (Laporan, red) tersebut tidak dijelaskan secara rinci seperti apa isi video kiriman ISB itu tersebut.

Menurut Pramono kepada wartawan Bidik, Jumat (15/9) , mendesak kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas perbuatan yang dilakukan terlapor (ISB-red)  yang sudah menyebar kebencian apalagi in i menyangkut partai kami,  selaku kader PDI Perjuangan kami siap berjuang mempertahankan partai kami, jawabnya tegas.

Lebih lanjut disampaikan ayah dari dua orang anak ini, “ jika pihak kepolisian tidak mengindahkan laporan ini, dalam waktu dekat kami akan turun lapangan minta supaya terlapor secepat mungkin diproses, jelasnya  (bdk-01)






 




Berita Lainnya :
  • Remaja ini Nekat Cabuli Istri Tetangga saat Tertidur Pulas
  • Gubernur Riau Hadiri Acara Penutupan Cendana Cup ke XV
  • Bupati Inhil Hadiri Kegiatan Pembinaan Peningkatan Pemberdayaan Perempuan
  • Firdaus: Pekanbaru akan Terapkan Smart Card di Dunia Pendidikan
  • Disdik Pekanbaru Kekurangan 1.061 Guru
  • Walikota: Pekanbaru Butuh Bandar Udara Baru
  • Gelar Festival Seni Budaya, Riau Bakal Deklarasi Sebagai Pusat Zapin
  • Ayat Cahyadi Imbau Pelajar Pekanbaru Giatkan Baca Alquran
  • Pemkab Rohil Masih Kaji Keberadaan Tenaga Honor
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan