PEKANBARU (Bidikonline.com) - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengancam akan memberikan sanksi kepada seorang pegawai Badan ...[read more] "> PEKANBARU (Bidikonline.com) - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengancam akan memberikan sanksi kepada seorang pegawai Badan " />
Jum'at, 23 Februari 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Bupati Serahkan Santunan Rp 160 Juta Kepada Nelayan | 18:57 WIB - Plt Bupati Siak Bahas Isu-isu Penting | 18:57 WIB - Oknum PNS Meranti Yang Disebut "Pelakor" | 18:57 WIB - 55 Warisan Budaya Riau Disidangkan di Kemendikbud | 18:57 WIB - Abdul Wahid: Yang Lurus Saja Sampai 2 Tahun | 18:57 WIB - DPRD Riau Bimbang Ubah Perda Pajak BBM
/ Pekanbaru / Gubernur Riau Ancam Lakukan Pemecatan /
ASN BKD Terciduk Kasus Calo Honorer
Gubernur Riau Ancam Lakukan Pemecatan
Rabu, 13 September 2017 - 15:43:48 WIB
PEKANBARU (Bidikonline.com) - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengancam akan memberikan sanksi kepada seorang pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau berinisial AL (49) yang ditangkap Polresta Pekanbaru terkait kasus penipuan sebagai calo honorer di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Selasa (12/9/2017) kemarin.

"Nanti kita lihat sesuai aturannya. Kalau memang harus (dipecat, red) gitu, kita kan ikuti aturan. Saya belum dapat laporan. Nanti dicek," kata orang nomor satu di Riau tersebut kepada wartawan di Kampar, Rabu (13/9/2017).

Ia pun mengingatkan seluruh ASN yang ada di lingkup Pemprov Riau supaya bekerja dengan jujur dan disiplin. Sebab, Pemprov Riau saat ini tengah menciptakan sebuah pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

"Sudah ada juga saber pungli (pungutan liar). Jangan macam-macam. Kerja saja yang baik," tuturnya.

Sementara itu, Kepala BKD Riau, Ikhwan Ridwan mengaku akan langsung melakukan pemecatan jika yang bersangkutan terbukti melanggar UU ASN. Yang mana, oknum ASN tersebut diduga meminta sejumlah uang kepada korban untuk menjadi honorer. Akan tetapi, setelah uang diserahkan, janji tersebut tidak ditepati dan akhirnya diadukan korban ke pihak kepolisian.

"Saya tidak akan toleransi karena kelakukannya juga sudah keterlaluan yang ditipu sudah banyak," ujar Ikhwan.(gr)


Berita Lainnya :
  • Bupati Serahkan Santunan Rp 160 Juta Kepada Nelayan
  • Plt Bupati Siak Bahas Isu-isu Penting
  • Oknum PNS Meranti Yang Disebut "Pelakor"
  • 55 Warisan Budaya Riau Disidangkan di Kemendikbud
  • Abdul Wahid: Yang Lurus Saja Sampai 2 Tahun
  • DPRD Riau Bimbang Ubah Perda Pajak BBM
  • Pj Bupati Inhil: Peran Pemerintah untuk Hindari Konflik Pilkada
  • Anggota Dewan Inhil Sambangi Bapenda Pekanbaru
  • 351 Izin Tak Bisa Dikeluarkan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan