Pasir Pengeraian (Bidikonline.com) - Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Suparman S.Sos, M.Si, ingin menerapkan seluruh sekolah tersebar di...[read more] "> Pasir Pengeraian (Bidikonline.com) - Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Suparman S.Sos, M.Si, ingin menerapkan seluruh sekolah tersebar di" />
Sabtu, 23 09 2017
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Bupati dan Warga Inhil Berdoa Bersama di Masjid Agung Al-Huda | 18:57 WIB - Dewan Inhil Mengaku Senang Masyarakat Turut Dilibatkan | 18:57 WIB - Pemkab Inhil dan Masyarakat Salat Hajat dan Tabligh Akbar | 18:57 WIB - Pemprov Riau Berikan Dana Desa di APBD Perubahan 2017 | 18:57 WIB - Firdaus: Kita Sudah Buat Laporan, ini Mohon Diusut Agar Berimbang | 18:57 WIB - Pramuka Perlu Berpikir Out Of The Box
/ Rokan Hulu / Bupati Rohul Ramah Tamah /
Dengan Guru SD/MI
Bupati Rohul Ramah Tamah
Kamis, 07 September 2017 - 15:16:59 WIB
Pasir Pengeraian (Bidikonline.com) - Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Suparman S.Sos, M.Si, ingin menerapkan seluruh sekolah tersebar di 16 kecamatan di daerahnya menerapkan ‘Sekolah Ramah Anak’.

Bupati Rohul Suparman saat acara Temu Ramah dengan Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran SMP‎/ MTs dan Guru Kelas VI SD/ MI Dalam Rangka Persiapan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2017/ 2018, di Convention Hall Masjid Agung Islamic‎ Center, Pasirpangaraian.
Menurut Bupati ‘Sekolah Ramah Anak’ adalah bagaimana pihak sekolah menggunakan kawasan sekolah‎ menjadi sebuah tempat yang betul-betul nyaman untuk anak-anak kembali sekolah.

‎“Jadi tidak ada lagi sekolah yang menjadi tempat intimidasi guru kepada siswanya, tetapi bagaimana sekolah betul-betul mendampingi anak didiknya dalam meningkatkan kualitas anak,” jelas Bupati.

‎“Nah, bagi anak yang memang betul-betul mempunyai keterbatasan, maka kita harapkan guru mampu mendampinginya, sehingga dengan keterbatasan ini kita carikan solusi bagaimana anak-anak mampu mengatasi keterbatasannya,” imbuhnya.
Menurutnya, untuk urusan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama, termasuk persiapan anak didik, baik siswa SMP/ MTs dan SD/ MIN dalam rangka menghadapi ujian akhir nasional (UAN) atau UN.

“Jauh-jauh hari kita ingin sekolah sudah memulai mempersiapkan anak didik, sehingga nanti tidak ada lagi alasan bahwa kita tidak bisa memberikan yang terbaik kepada anak didik, dan anak-anak tidak lulus,”  Bupati Suparman berharap di acara yang diprakarsai Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten RohulDengan waktu sekitar enam bulan lagi menjelang UN, Bupati Suparman meminta seluruh Kepala SMP/ MTs dan Kepala SD/ MIN, termasuk para guru mata pelajaran UN untuk bersungguh-sungguh mendampingi anak didiknya, sehingga mereka siap menghadapi UN terserbut.

“Dengan adanya komunikasi dan koordinasi, kita saling terbuka saling mencarikan solusi dan semua kita anggap bertanggung jawab untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, baik pemerintah daerah, swasta, orang tua semua harus bekerjasama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ajak Bupati.
Membahas masih banyaknya desa terpencil yang masih kekurangan guru, Bupati Suparman mengaku dalam waktu dekat kebijakan tersebut akan dipikirkan dan dicarikan solusinya.

“Dimanapun anak-anak kita yang masuk pada usia wajib sekolah tentunya kita akan memberikan pelayanan maksimal, termasuk penyebaran tenaga tenaga pendidik,” kata orang nomor satu di Kabupaten Rohul ini.

“insya Allah ini menjadi skala prioritas kita di masa yang akan datang,” tambahnya.
Sebelumnya, Bupati Rohul Suparman juga mengintruksikan para guru yang punya keluhan untuk mengirimkan surat langsung kepada dirinya. Bupati menjamin kerahasiaan identitas guru yang mengirimkan surat kepadanya. Bukanhanya itu saja, Bupati Suparman juga meminta seluruh Kepala Sekolah di Kabupaten agar tidak memaksakan murid non Muslim untuk memakai jilbab.

Menurutnya, pemaksaan memakai jilbab kepada siswi non Muslim akan melanggar Hak Azasi Manusia atau HAM. Ia tidak mau mendengar ada keluhan lagi dari orang tua pelajar ke depannya.

“Namun kalau pakai baju Melayu tidak masalah,” intruksi Bupati Suparman kepada tenaga pendidik.
‎Sementara itu, Plt Kepala Disdikpora Rohul Nifzar SP, MIP, mengatakan ramah tamah dengan Bupati Rohul dihadiri sekira 1.532 tenaga pendidik, terdiri 367 Kepala SD/ MIN se-Rohul, 494 guru Kelas VI (enam), 131 Kepala SMP/ MTs, 524 guru mata pelajaran UN, serta 16 Kepala UPTD Dikpora.

“Tujuannya adalah murni untuk silaturahmi dan temu ramah bapak Bupati dengan seluruh Kepala SMP/ MTs, Kepala SD/ MIN, dan menghadirkan guru yang mengajarkan mata pelajaran UN,” untuk hasil UN SD pelajar Rohul lulus 100 persen pada UN 2016-2017. Demikian juga peserta UN SMP lulus 100 persen.

“Dari pertemuan ini diharapkan persiapan berjalan baik, sehingga pada saatnya tidak ada trauma atau ketakutan-ketakutan kepada anak didik yang akan mengikuti UN,”‎ harap Nifzar.(ojnc)


Berita Lainnya :
  • Bupati dan Warga Inhil Berdoa Bersama di Masjid Agung Al-Huda
  • Dewan Inhil Mengaku Senang Masyarakat Turut Dilibatkan
  • Pemkab Inhil dan Masyarakat Salat Hajat dan Tabligh Akbar
  • Pemprov Riau Berikan Dana Desa di APBD Perubahan 2017
  • Firdaus: Kita Sudah Buat Laporan, ini Mohon Diusut Agar Berimbang
  • Pramuka Perlu Berpikir Out Of The Box
  • Wawako: Tingkatkan Keimanan kepada Allah SWT
  • Pusat Respon Semangat Bupati Inhil
  • Bupati Bersama Panwaslu Inhil Tandatangani NPHD
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    HUT RI Ke 72 di Siak Berjalan Lancar dan Hikmad

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan