YANGON (Bidikonline.com) - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi bergerak cepat setelah tanggapan dari Presiden Jokowi dikemukakan. P...[read more] "> YANGON (Bidikonline.com) - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi bergerak cepat setelah tanggapan dari Presiden Jokowi dikemukakan. P" />
Sabtu, 23 09 2017
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Bupati dan Warga Inhil Berdoa Bersama di Masjid Agung Al-Huda | 18:57 WIB - Dewan Inhil Mengaku Senang Masyarakat Turut Dilibatkan | 18:57 WIB - Pemkab Inhil dan Masyarakat Salat Hajat dan Tabligh Akbar | 18:57 WIB - Pemprov Riau Berikan Dana Desa di APBD Perubahan 2017 | 18:57 WIB - Firdaus: Kita Sudah Buat Laporan, ini Mohon Diusut Agar Berimbang | 18:57 WIB - Pramuka Perlu Berpikir Out Of The Box
/ Lintas Nusantara / Cuma Indonesia yang Diterima Pemimpin Myanmar Soal Masalah Rohingya, Ini Alasannya /
Cuma Indonesia yang Diterima Pemimpin Myanmar Soal Masalah Rohingya, Ini Alasannya
Selasa, 05 September 2017 - 09:57:38 WIB
YANGON (Bidikonline.com) - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi bergerak cepat setelah tanggapan dari Presiden Jokowi dikemukakan. Presiden mengecam keras dan meminta aksi kekerasan serta konflik di Myanmar kepada etnis Muslim Rohingya dihentikan.

Menlu Retno dilaporkan telah mendarat di Yangon, Myanmar pada Ahad (3/9/2017) dan Senin pagi tadi dijadwalkan bertemu dengan Penasihat Negara Dauw Aung San Syu Kyi. Juru bicara Kemenlu, Arrmanatha Nasir pun mengatakan pertemuan itu akan dilakukan seharian.

Namun, melansir Kompas, Indonesia adalah satu-satunya negara yang diizinkan menemui para pemimpin militer dan pemerintah Myanmar. Menurut Dubes Ito Sumardi, ditengah konflik tragis Rohingya, Indonesia dianggap sebagai negara terhormat dan panutan oleh Myanmar.

Hubungan baik dalam kerja sama bilateral pun membuat Myanmar menerima Indonesia sebagai salah satu pihak yang mampu menyelamatkan perdamaian hingga penyelesaian permanen di Myanmar. Komunitas Muslim Indonesia pun gencar menyerukan penghentian kekerasan dan pembunuhan terhadap Rohingya.

Masih menurut Dubes Ito, kondisi di Rakhine, Myanmar kini mulai berangsur pulih. Selain kontak senjata yang sudah berakhir, para pengungsi Rohingya sebagian juga sudah kembali ke pemukiman mereka dengan kawalan tentara dan polisi. (kmps)


Berita Lainnya :
  • Bupati dan Warga Inhil Berdoa Bersama di Masjid Agung Al-Huda
  • Dewan Inhil Mengaku Senang Masyarakat Turut Dilibatkan
  • Pemkab Inhil dan Masyarakat Salat Hajat dan Tabligh Akbar
  • Pemprov Riau Berikan Dana Desa di APBD Perubahan 2017
  • Firdaus: Kita Sudah Buat Laporan, ini Mohon Diusut Agar Berimbang
  • Pramuka Perlu Berpikir Out Of The Box
  • Wawako: Tingkatkan Keimanan kepada Allah SWT
  • Pusat Respon Semangat Bupati Inhil
  • Bupati Bersama Panwaslu Inhil Tandatangani NPHD
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    HUT RI Ke 72 di Siak Berjalan Lancar dan Hikmad

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan