YANGON (Bidikonline.com) - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi bergerak cepat setelah tanggapan dari Presiden Jokowi dikemukakan. P...[read more] "> YANGON (Bidikonline.com) - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi bergerak cepat setelah tanggapan dari Presiden Jokowi dikemukakan. P" />
Minggu, 19 November 2017
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Remaja ini Nekat Cabuli Istri Tetangga saat Tertidur Pulas | 18:57 WIB - Gubernur Riau Hadiri Acara Penutupan Cendana Cup ke XV | 18:57 WIB - Bupati Inhil Hadiri Kegiatan Pembinaan Peningkatan Pemberdayaan Perempuan | 18:57 WIB - Firdaus: Pekanbaru akan Terapkan Smart Card di Dunia Pendidikan | 18:57 WIB - Disdik Pekanbaru Kekurangan 1.061 Guru | 18:57 WIB - Walikota: Pekanbaru Butuh Bandar Udara Baru
/ Lintas Nusantara / Cuma Indonesia yang Diterima Pemimpin Myanmar Soal Masalah Rohingya, Ini Alasannya /
Cuma Indonesia yang Diterima Pemimpin Myanmar Soal Masalah Rohingya, Ini Alasannya
Selasa, 05 September 2017 - 09:57:38 WIB
YANGON (Bidikonline.com) - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi bergerak cepat setelah tanggapan dari Presiden Jokowi dikemukakan. Presiden mengecam keras dan meminta aksi kekerasan serta konflik di Myanmar kepada etnis Muslim Rohingya dihentikan.

Menlu Retno dilaporkan telah mendarat di Yangon, Myanmar pada Ahad (3/9/2017) dan Senin pagi tadi dijadwalkan bertemu dengan Penasihat Negara Dauw Aung San Syu Kyi. Juru bicara Kemenlu, Arrmanatha Nasir pun mengatakan pertemuan itu akan dilakukan seharian.

Namun, melansir Kompas, Indonesia adalah satu-satunya negara yang diizinkan menemui para pemimpin militer dan pemerintah Myanmar. Menurut Dubes Ito Sumardi, ditengah konflik tragis Rohingya, Indonesia dianggap sebagai negara terhormat dan panutan oleh Myanmar.

Hubungan baik dalam kerja sama bilateral pun membuat Myanmar menerima Indonesia sebagai salah satu pihak yang mampu menyelamatkan perdamaian hingga penyelesaian permanen di Myanmar. Komunitas Muslim Indonesia pun gencar menyerukan penghentian kekerasan dan pembunuhan terhadap Rohingya.

Masih menurut Dubes Ito, kondisi di Rakhine, Myanmar kini mulai berangsur pulih. Selain kontak senjata yang sudah berakhir, para pengungsi Rohingya sebagian juga sudah kembali ke pemukiman mereka dengan kawalan tentara dan polisi. (kmps)


Berita Lainnya :
  • Remaja ini Nekat Cabuli Istri Tetangga saat Tertidur Pulas
  • Gubernur Riau Hadiri Acara Penutupan Cendana Cup ke XV
  • Bupati Inhil Hadiri Kegiatan Pembinaan Peningkatan Pemberdayaan Perempuan
  • Firdaus: Pekanbaru akan Terapkan Smart Card di Dunia Pendidikan
  • Disdik Pekanbaru Kekurangan 1.061 Guru
  • Walikota: Pekanbaru Butuh Bandar Udara Baru
  • Gelar Festival Seni Budaya, Riau Bakal Deklarasi Sebagai Pusat Zapin
  • Ayat Cahyadi Imbau Pelajar Pekanbaru Giatkan Baca Alquran
  • Pemkab Rohil Masih Kaji Keberadaan Tenaga Honor
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan