PEKANBARU (Bidikonline.com) - Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman kecam sikap rezim militer dan sipil Myanmar yang melakukan kek...[read more] "> PEKANBARU (Bidikonline.com) - Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman kecam sikap rezim militer dan sipil Myanmar yang melakukan kek" />
Rabu, 22 November 2017
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Ketua DPRD Inhil: Anggaran 2018 Masih Diprioritaskan ke Infrastruktur | 18:57 WIB - Polbeng Gelar Family Gathering dan Penanaman Pohon | 18:57 WIB - Dikeroyok dan Ditikam Hingga Tewas Karna Senggolan | 18:57 WIB - Rapat Paripuna DPRD Riau,Tiga Agenda Sekaligus | 18:57 WIB - Gubernur Andi Rahman dapat Kartu Anggota PGRI | 18:57 WIB - Pangdam Tinjau Wilayah Tugas Korem 081/DSJ
/ Nasional / Legislator Noviwaldy Jusman : Terima Pengungsi Rohingya /
Kecam Kekejaman Militer dan Sipil Myanmar
Legislator Noviwaldy Jusman : Terima Pengungsi Rohingya
Senin, 04 September 2017 - 09:12:04 WIB
PEKANBARU (Bidikonline.com) - Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman kecam sikap rezim militer dan sipil Myanmar yang melakukan kekerasan dan genosida (pembantaian besar-besaran terhadap suatu kelompok) pada etnis Rohingya yang mayoritas beragama Islam.

"Sangat biadab Pemerintah mereka, saya anggap rendah Aun Suu Kyi (pemimpin de facto Myanmar) yang pernah menerima Nobel itu. Tindakan pengecut militernya sangat memalukan, menjijikkan. Apa daya warga sipil tanpa senjata, anak-anak, wanita mereka perlakukan seperti binatang," kata Noviwaldy Jusman kepada wartawan, Ahad (03/09/17).

Ia tidak lupa meminta kepada Pemerintah RI agar membuka selebar-lebarnya kesempatan bagi pengungsi Rohingya ke Indonesia. Ia yakin, jika diungsikan di Indonesia, khususnya Provinsi Riau, masyarakat Riau akan berkenan menerima pengungsi Rohingya tersebut.

"Saya yakin jika kami siapkan 1 pulau untuk menampung mereka sambil proses selanjutnya, masyarakat Riau tidak akan marah pada saya. Jika diperkenankan, maka APBD Riau akan kita curahkan sebahagian untuk saudara kita tersebut agar mereka dapat rumah penampungan sementara dan diberi areal bertani atau berusaha," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sikap kecaman yang dilontarkannya itu tidak lain hanya untuk menggugah hati semua masyarakat dalam menyelematkan etnis Rohingya yang menurutnya, mendapat perlakuan yang tidak wajar.

"Saya menggugah hati kita semua untuk menyelamatkan saudara kita tersebut. Kirim kapal perang kita ke sana menunggu diperairan International menyambut mereka. Itu baru Presiden RI dengan mayoritas muslim," sebutnya.

Terakhir Ia menghimbau kepada para Bhiksu yang ada di Indonesia untuk menyerukan ke Bhiksu Myanmar agar menghentikan membunuh orang yang tidak berdosa. Apalagi, jika alasannya karena agama.

"Kalau alasannya karena agama, saya khawatir para Syuhada jihad muslim akan bergerak ke Myanmar," tutupnya.(rtc)


Berita Lainnya :
  • Ketua DPRD Inhil: Anggaran 2018 Masih Diprioritaskan ke Infrastruktur
  • Polbeng Gelar Family Gathering dan Penanaman Pohon
  • Dikeroyok dan Ditikam Hingga Tewas Karna Senggolan
  • Rapat Paripuna DPRD Riau,Tiga Agenda Sekaligus
  • Gubernur Andi Rahman dapat Kartu Anggota PGRI
  • Pangdam Tinjau Wilayah Tugas Korem 081/DSJ
  • Peras dan Cabuli Pasangan Pacaran, Pria di Kampar Diringkus Polisi
  • Kasmarni Terima Penghargaan Bunda PAUD Nasional
  • Camat Sukajadi Buka Pelatihan Perbaikan dan Instalasi
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan