TEMBILAHAN HULU (Bidikonline.com) -Bupati H Muhammad Wardan membuka Festival Bakaroh di Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Sel...[read more] "> TEMBILAHAN HULU (Bidikonline.com) -Bupati H Muhammad Wardan membuka Festival Bakaroh di Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Sel" />
Jum'at, 23 Februari 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Bupati Serahkan Santunan Rp 160 Juta Kepada Nelayan | 18:57 WIB - Plt Bupati Siak Bahas Isu-isu Penting | 18:57 WIB - Oknum PNS Meranti Yang Disebut "Pelakor" | 18:57 WIB - 55 Warisan Budaya Riau Disidangkan di Kemendikbud | 18:57 WIB - Abdul Wahid: Yang Lurus Saja Sampai 2 Tahun | 18:57 WIB - DPRD Riau Bimbang Ubah Perda Pajak BBM
/ Politik / Bupati Inhil, Jaga Ekosistem Sungai /
Buka Festival Bakaroh di Desa Sungai Intan
Bupati Inhil, Jaga Ekosistem Sungai
Selasa, 22 Agustus 2017 - 18:20:15 WIB
TEMBILAHAN HULU (Bidikonline.com) -Bupati H Muhammad Wardan membuka Festival Bakaroh di Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Selasa (22/8/17).

Kegiatan Bakaroh ini merupakan tradisi turun temurun di kawasan ini saat menangkap ikan dan udang dengan menggunakan peralatan tradisional dan tidak merusak ekosistem sungai.

Kepala Desa Sungai Intan Ahmad Efendi mengatakan, kegiatan ini merupakan tradisi masyarakat yang telah berlangsung turun temurun. Kegiatan ini juga menanamkan rasa gotong-royong dan menjaga lingkungan, terutama sungai dari penggunaan bahan berbahaya.

"Ini merupakan tradisi yang sudah berlangsung sejak dahulu, yakni menangkap ikan dan udang dengan peralatan tradisional tanpa penggunaan bahan berbahaya, sehingga ekosistem sungai tetap terjaga dengan baik," katanya.

Bupati Inhil H Muhammad Wardan memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang sangat positif dalam upaya menanamkan semangat gotong-royong dan menjaga ekosistem sungai dan lingkungan tetap terjaga dengan baik.

"Jangan menangkap ikan di sungai dengan bahan berbahaya, seperti racun. Jagalah ekosistem sungai tetap lestari," pesannya.

Diingatkan, melakukan penangkapan ikan dan udang dengan menggunakan bahan berbahaya juga dilarang oleh undang-undang yang berlaku.(adv).


Berita Lainnya :
  • Bupati Serahkan Santunan Rp 160 Juta Kepada Nelayan
  • Plt Bupati Siak Bahas Isu-isu Penting
  • Oknum PNS Meranti Yang Disebut "Pelakor"
  • 55 Warisan Budaya Riau Disidangkan di Kemendikbud
  • Abdul Wahid: Yang Lurus Saja Sampai 2 Tahun
  • DPRD Riau Bimbang Ubah Perda Pajak BBM
  • Pj Bupati Inhil: Peran Pemerintah untuk Hindari Konflik Pilkada
  • Anggota Dewan Inhil Sambangi Bapenda Pekanbaru
  • 351 Izin Tak Bisa Dikeluarkan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan