INDRAGIRI HILIR (Bidikonline.com) - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir melalui Ketua HM ...[read more] "> INDRAGIRI HILIR (Bidikonline.com) - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir melalui Ketua HM " />
Jum'at, 23 Februari 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Bupati Serahkan Santunan Rp 160 Juta Kepada Nelayan | 18:57 WIB - Plt Bupati Siak Bahas Isu-isu Penting | 18:57 WIB - Oknum PNS Meranti Yang Disebut "Pelakor" | 18:57 WIB - 55 Warisan Budaya Riau Disidangkan di Kemendikbud | 18:57 WIB - Abdul Wahid: Yang Lurus Saja Sampai 2 Tahun | 18:57 WIB - DPRD Riau Bimbang Ubah Perda Pajak BBM
/ Indragiri Hilir / DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman /
Pilkades Serentak
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10:35 WIB
INDRAGIRI HILIR (Bidikonline.com) - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir melalui Ketua HM Yusuf Said berharap penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 30 Agustus 2017 mendatang dapat berjalan sukses, tertib dan aman.

"Kita dari DPRD turut ambil bagian sebagai pengawas berjalannya Pilkades. Untuk pengamanan, kita sudah kontak Polsek-Polsek yang terlibat pengamanan jalannya demokrasi pemilu di desa," ujar Yusuf Said, Kamis (3/8/2017).

Untuk seleksi para Bakal Calon Pilkades, lanjut Ketua Komisi l, ada 5 proses tahapan yang sudah dilalui oleh bakal calon, bekerjasama dengan Universitas Islam Indragiri (Unisi). Oleh sebab itu, jika nantinya ada kekeliruan ataupun bakal calon tersebut digugurkan sepihak, maka pihak yang dirugikan bisa mengajukan keberatan ke Panwas Kecamatan.

"Seperti halnya salah seorang bakal calon kepala desa Pelanduk. Dapat kabar, ia digugurkan (Black List) sebagai calon Kades, yang bersangkutan bisa saja mengajukan keberatan ke Panwas," jelas Said.

Dikatakannya, jika ada dasar yang jelas dan terbukti digugurkan sepihak, maka calon Kades itu bisa dikembalikan sebagai bakal calon, renggang waktu sebelum pelaksanaan Pilkades.

Ketua Komisi l DPRD Inhil ini kembali mengigatkan kepada seluruh calon Kades yang akan mengikuti Pilkades serentak agar tidak melakukan 'Many Politik' dan modus kecurangan lainnya.

"Sanksi tegasnya, bisa saja calon tersebut dicabut Surat Keputusan (SK) sebagai calon Kades. Oleh karena itu, jangan coba-coba main curang," terangnya.

Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berencana melakukan pemilihan dengan sistem e-Votting atau sistem hitung cepat. Kelebihan dari e-Votting kata Yusuf Said, perolehan suara bisa diketahui setelah pemungutan suara.

"Kita memang kemarin merencakan sistem ini. Namun terkendala, dengan perencanaan dan persiapaan Pemerintah dalam E-Votting, mengigat waktunya sudah relatif singkat," pungkasnya.(adv)


Berita Lainnya :
  • Bupati Serahkan Santunan Rp 160 Juta Kepada Nelayan
  • Plt Bupati Siak Bahas Isu-isu Penting
  • Oknum PNS Meranti Yang Disebut "Pelakor"
  • 55 Warisan Budaya Riau Disidangkan di Kemendikbud
  • Abdul Wahid: Yang Lurus Saja Sampai 2 Tahun
  • DPRD Riau Bimbang Ubah Perda Pajak BBM
  • Pj Bupati Inhil: Peran Pemerintah untuk Hindari Konflik Pilkada
  • Anggota Dewan Inhil Sambangi Bapenda Pekanbaru
  • 351 Izin Tak Bisa Dikeluarkan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan