PEKANBARU (Bidikonline.com) - Masyarakat Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau mengusulkan pemekaran Kecamatan...[read more] "> PEKANBARU (Bidikonline.com) - Masyarakat Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau mengusulkan pemekaran Kecamatan" />
Jum'at, 23 Februari 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Bupati Serahkan Santunan Rp 160 Juta Kepada Nelayan | 18:57 WIB - Plt Bupati Siak Bahas Isu-isu Penting | 18:57 WIB - Oknum PNS Meranti Yang Disebut "Pelakor" | 18:57 WIB - 55 Warisan Budaya Riau Disidangkan di Kemendikbud | 18:57 WIB - Abdul Wahid: Yang Lurus Saja Sampai 2 Tahun | 18:57 WIB - DPRD Riau Bimbang Ubah Perda Pajak BBM
/ Kampar / Bertemu Gubri, Usulkan Pemekaran Kecamatan Tapung Raya /
Masyarakat Desa Kasikan
Bertemu Gubri, Usulkan Pemekaran Kecamatan Tapung Raya
Senin, 28 Agustus 2017 - 15:19:46 WIB
PEKANBARU (Bidikonline.com) - Masyarakat Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau mengusulkan pemekaran Kecamatan Tapung Raya kepada Gubernur Riau, H Arsyadjuluandi Rachman.

"Ini silaturrahmi dengan masyarakat dalam rangka membangun daerah. Kita bahas bagaimana caranya dan mana aja yang belum ditindaklanjuti. Salah satunya soal pemekaran kecamatan (Tapung Raya, red)," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman tersebut kepada wartawan di Kampar, Minggu (27/8/2017).

Dalam acara Silaturrahmi Masyarakat Sungai Tapung (SMST) ini juga, masyarakat berserta masyarakat mengadakan forum discussion group untuk membahas serius program-progran dalam memajukan pengembangan daerah Tapung. Begitu juga dengan potensi-potensi ekonomi yang dapat dimanfaatkan dari wilayah tersebut.

Menurutnya, Tapung juga memiliki modal besar untuk dijadikan sebagai daerah destinasi wisata. Sebab, di daerah ini masih terdapat situs-situs bersejarah yang berkaitan dengan leluhur Kerajaan Siak.

"Nantinya hasil FGD ini akan diinventarisir, mulai dari masalah dan potensi daerahnya. Kalau masalah soal infrastruktur jalan, kewenangan SMA/SMK dan kesehatan. Kalau itu kewenangan provinsi bisa langsung ke OPD terkait atau melalui reses anggota dewan," tuturnya.(grc)


Berita Lainnya :
  • Bupati Serahkan Santunan Rp 160 Juta Kepada Nelayan
  • Plt Bupati Siak Bahas Isu-isu Penting
  • Oknum PNS Meranti Yang Disebut "Pelakor"
  • 55 Warisan Budaya Riau Disidangkan di Kemendikbud
  • Abdul Wahid: Yang Lurus Saja Sampai 2 Tahun
  • DPRD Riau Bimbang Ubah Perda Pajak BBM
  • Pj Bupati Inhil: Peran Pemerintah untuk Hindari Konflik Pilkada
  • Anggota Dewan Inhil Sambangi Bapenda Pekanbaru
  • 351 Izin Tak Bisa Dikeluarkan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan