(Bidikonline) – Empat orang di Afrika Selatan ditangkap atas kejahatan kanibalisme setelah keempatnya didakwa membunuh dan memak...[read more] "> (Bidikonline) – Empat orang di Afrika Selatan ditangkap atas kejahatan kanibalisme setelah keempatnya didakwa membunuh dan memak" />
Jum'at, 23 Februari 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Bupati Serahkan Santunan Rp 160 Juta Kepada Nelayan | 18:57 WIB - Plt Bupati Siak Bahas Isu-isu Penting | 18:57 WIB - Oknum PNS Meranti Yang Disebut "Pelakor" | 18:57 WIB - 55 Warisan Budaya Riau Disidangkan di Kemendikbud | 18:57 WIB - Abdul Wahid: Yang Lurus Saja Sampai 2 Tahun | 18:57 WIB - DPRD Riau Bimbang Ubah Perda Pajak BBM
/ Hukum / Bosan Makan Daging Manusia, Kanibal Serahkan Diri /
Bosan Makan Daging Manusia, Kanibal Serahkan Diri
Selasa, 22 Agustus 2017 - 16:55:55 WIB
(Bidikonline) – Empat orang di Afrika Selatan ditangkap atas kejahatan kanibalisme setelah keempatnya didakwa membunuh dan memakan daging seorang wanita. Penangkapan ini dilakukan setelah seorang pelaku melapor kepada polisi bahwa ia merasa bosan memakan daging manusia.

Pria itu kemudian menyerahkan bukti berupa bagian tubuh seperti kaki dan tangan manusia sisa ke kantor polisi. Polisi juga menemukan sisa-sisa tubuh manusia yang mengerikan di sebuah tempat di dekat rumah pelaku.

Dilansir The Sun, Selasa 22 Agustus 2017, polisi kemudian dibawa oleh kanibal tersebut ke lokasi tempat sisa potongan tubuh lainnya yang dimutilasi dan disembunyikan di bawah batu. Atas pengakuan tersebut, tiga orang komplotannya juga ditangkap dengan kasus yang sama.

Salah satu anggota Dewan setempat, Mthembeni Majola mengatakan bahwa potongan tubuh korban dikubur di bawah batu besar. Petugas pun harus menggunakan mesin untuk mengangkat batu-batu tersebut.

"Mereka mengaku menyimpan potongan tubuh tersebut untuk menarik belatung. Sepertinya belatung dapat menghasilkan uang untuk mereka. Kami khawatir, bisa ada lebih banyak korban," ujar Majola.

Para pelaku diduga menyiksa dan membunuh seorang wanita sebelum memakan mayat wanita tersebut di Estcourt, Afrika Selatan. Sementara itu polisi mengatakan, korban juga diperkosa sebelum dimutilasi.

Para warga yang mengetahui kejahatan tersebut merasa berang dan mereka berkumpul di luar pengadilan kota untuk melihat langsung proses peradilan terhadap pelaku yang rata-rata berusia 20 tahunan itu.(vvd/net)


Berita Lainnya :
  • Bupati Serahkan Santunan Rp 160 Juta Kepada Nelayan
  • Plt Bupati Siak Bahas Isu-isu Penting
  • Oknum PNS Meranti Yang Disebut "Pelakor"
  • 55 Warisan Budaya Riau Disidangkan di Kemendikbud
  • Abdul Wahid: Yang Lurus Saja Sampai 2 Tahun
  • DPRD Riau Bimbang Ubah Perda Pajak BBM
  • Pj Bupati Inhil: Peran Pemerintah untuk Hindari Konflik Pilkada
  • Anggota Dewan Inhil Sambangi Bapenda Pekanbaru
  • 351 Izin Tak Bisa Dikeluarkan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan