TELUKKUANTAN (Bidikonline.com) - Memasuki semester II tahun 2017, serapan APBD Kuantan Singingi (Kuansing), Riau baru 26 persen. Rendahny...[read more] "> TELUKKUANTAN (Bidikonline.com) - Memasuki semester II tahun 2017, serapan APBD Kuantan Singingi (Kuansing), Riau baru 26 persen. Rendahny" />
Jum'at, 23 Februari 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Bupati Serahkan Santunan Rp 160 Juta Kepada Nelayan | 18:57 WIB - Plt Bupati Siak Bahas Isu-isu Penting | 18:57 WIB - Oknum PNS Meranti Yang Disebut "Pelakor" | 18:57 WIB - 55 Warisan Budaya Riau Disidangkan di Kemendikbud | 18:57 WIB - Abdul Wahid: Yang Lurus Saja Sampai 2 Tahun | 18:57 WIB - DPRD Riau Bimbang Ubah Perda Pajak BBM
/ Kuantan Singingi / Kuansing Optimis Capai Target /
Kendati Serapan APBD 2017 Masih 26 Persen,
Kuansing Optimis Capai Target
Kamis, 10 Agustus 2017 - 16:31:33 WIB
TELUKKUANTAN (Bidikonline.com) - Memasuki semester II tahun 2017, serapan APBD Kuantan Singingi (Kuansing), Riau baru 26 persen. Rendahnya realisasi APBD Kuansing tak terlepas dari keterlambatan pengesahannya.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kuansing, Andri Yama Putra, Rabu (9/8/2017) di ruang kerjanya.

"APBD baru berjalan dua bulan, kita yakin, dengan waktu yang tersisa mampu mengejar target," ujar Andri Yama.

Menurutnya, waktu yang tersisa sekitar lima bulan lagi mampu merealisasikan target, apalagi pada tahun ini pembangunan fisik tak terlalu banyak. Kegiatan fisik lebih banyak bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Kalau saja dalam satu bulan progresnya 20 persen, tentu di akhir tahun nanti target realisasinya tercapai," kata Andri.

Agar target tersebut bisa dicapai, lanjut Andri Yama, Bupati Kuansing sudah mengirimkan surat ke setiap Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) guna melakukan percepatan kegiatan.

"OPD diingatkan supaya tak lalai dan pelaksanaan kegiatan bisa dipercepat," kata Andri Yama.

"Sampai saat ini sudah ada 61 kegiatan yang ditender, bahkan kegiatan yang bersumber dari DAK itu sudah jalan," papar Andri Yama.

Pada tahun lalu, terjadi rasionalisasi yang cukup besar pada APBD Kuansing. Akibatnya, sejumlah kegiatan tak bisa dibayarkan dan terhutang kepada rekanan.

Kendati demikian, kondisi tersebut tidak berpengaruh pada iklim tender. Menurut Andri Yama, kejadian pada tahun lalu tak membuat rekanan takut untuk melaksanakan kegiatan pada tahun ini. "Yang jadi faktor lambatnya kegiatan, ya APBD lambat, baru masuk bulan kedua pelaksanaannya."

"Kalau untuk rasionalisasi tahun ini belum nampak, sebab rasionalisasi anggaran akan tergambar setelah penyusunan APBD-P dan APBD-P baru bisa disusun kalau APBN Perubahan keluar," ujar Andri Yama.

Dikatakan Andri Yama, dengan kondisi keuangan negara saat ini, ia yakin akan ada rasionalisasi anggaran. Namun, ia belum bisa memastikan kegiatan mana yang akan dirasionalisasi.

"Yang jelas, kita akan menggesa kegiatan sehingga target tercapai seperti yang ditargetkan pemerintah pusat," pungkas Andri Yama.***


Berita Lainnya :
  • Bupati Serahkan Santunan Rp 160 Juta Kepada Nelayan
  • Plt Bupati Siak Bahas Isu-isu Penting
  • Oknum PNS Meranti Yang Disebut "Pelakor"
  • 55 Warisan Budaya Riau Disidangkan di Kemendikbud
  • Abdul Wahid: Yang Lurus Saja Sampai 2 Tahun
  • DPRD Riau Bimbang Ubah Perda Pajak BBM
  • Pj Bupati Inhil: Peran Pemerintah untuk Hindari Konflik Pilkada
  • Anggota Dewan Inhil Sambangi Bapenda Pekanbaru
  • 351 Izin Tak Bisa Dikeluarkan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan