DUMAI (Bidikonline.com) - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel meja kerja dan kamar di rumah dinas Sekretaris Daerah Kota Du...[read more] "> DUMAI (Bidikonline.com) - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel meja kerja dan kamar di rumah dinas Sekretaris Daerah Kota Du" />
Sabtu, 23 09 2017
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Bupati dan Warga Inhil Berdoa Bersama di Masjid Agung Al-Huda | 18:57 WIB - Dewan Inhil Mengaku Senang Masyarakat Turut Dilibatkan | 18:57 WIB - Pemkab Inhil dan Masyarakat Salat Hajat dan Tabligh Akbar | 18:57 WIB - Pemprov Riau Berikan Dana Desa di APBD Perubahan 2017 | 18:57 WIB - Firdaus: Kita Sudah Buat Laporan, ini Mohon Diusut Agar Berimbang | 18:57 WIB - Pramuka Perlu Berpikir Out Of The Box
/ Dumai / Rumah Dinas Sekda Dumai Disegel /
Rumah Dinas Sekda Dumai Disegel
Kamis, 10 Agustus 2017 - 15:32:29 WIB
DUMAI (Bidikonline.com) - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel meja kerja dan kamar di rumah dinas Sekretaris Daerah Kota Dumai, Riau dihuni Muhammad Nasir di Komplek Perumahan Pemkot Dumai Jalan Putri Tujuh, Rabu sore kemarin.

Kedatangan tim KPK ke rumah dinas Sekda Nasir dengan mengendarai dua unit mobil ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian berseragam, diduga terkait dengan perkara pelaksanaan proyek jalan di Kabupaten Bengkalis.

Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting dihubungi wartawan membenarkan tim KPK dan Polres sudah berkoordinasi sejak sepekan lalu untuk keperluan sejumlah kegiatan penindakan di Dumai.

"Sejak satu minggu lalu kita koordinasi terkait kasus yang sedang dialami sekretaris daerah dumai, dan hanya diminta untuk mengawal kegiatan KPK," kata Kapolres Donald kepada pers.

Dijelaskan, untuk membantu kegiatan KPK selama di Dumai, sudah dikerahkan 10 personel polisi yang akan mengawal tim melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi menjerat mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bengkalis tersebut.

Muhammad Nasir sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan korupsi proyek tahun jamak saat bersangkutan menjabat Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis dikabarkan senilai Rp500 miliar.

"Perkara Bengkalis, tersangka HS dan MN Sudah digeledah," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang seperti dilansir Antara.

Korupsi di Bengkalis itu diduga terkait pelaksanaan proyek Jalan Lingkar Rupat-Batu Panjang di Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Kepulauan Rupat sepanjang 51 kilometer di era kepemimpinan mantan Bupati Herliyan Saleh.***


Berita Lainnya :
  • Bupati dan Warga Inhil Berdoa Bersama di Masjid Agung Al-Huda
  • Dewan Inhil Mengaku Senang Masyarakat Turut Dilibatkan
  • Pemkab Inhil dan Masyarakat Salat Hajat dan Tabligh Akbar
  • Pemprov Riau Berikan Dana Desa di APBD Perubahan 2017
  • Firdaus: Kita Sudah Buat Laporan, ini Mohon Diusut Agar Berimbang
  • Pramuka Perlu Berpikir Out Of The Box
  • Wawako: Tingkatkan Keimanan kepada Allah SWT
  • Pusat Respon Semangat Bupati Inhil
  • Bupati Bersama Panwaslu Inhil Tandatangani NPHD
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    HUT RI Ke 72 di Siak Berjalan Lancar dan Hikmad

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan