(Bidikonline.com) - Sosok pria penyiram bensin yang fotonya viral dan diburu polisi akhirnya tertangkap  Rabu (9/8/2017).
...[read more] "> (Bidikonline.com) - Sosok pria penyiram bensin yang fotonya viral dan diburu polisi akhirnya tertangkap  Rabu (9/8/2017).
" />
Selasa, 19 Juni 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Sekda Inhil Hadiri Halal Bihalal Bersama Masyarakat GAS | 18:57 WIB - Sekdakab Inhil Deklarasi Milad Kecamatan GAS | 18:57 WIB - Syarwan: Syamsuar-Edy Mampu Bawa Riau Sejahtera | 18:57 WIB - DPRD Inhil: Pemkab Ambil Langkah Anitisipasi | 18:57 WIB - Presiden Jokowi Ajak Cucu Mancing Kodok | 18:57 WIB - Komjen Pol M Iriawan Dilantik jadi Pj Gubernur Jabar
/ Hukum / 'Mengerikan' Ini Pelaku Penyiram Bensin ke Tubuh Zoya /
'Mengerikan' Ini Pelaku Penyiram Bensin ke Tubuh Zoya
Kamis, 10 Agustus 2017 - 14:45:21 WIB
(Bidikonline.com) - Sosok pria penyiram bensin yang fotonya viral dan diburu polisi akhirnya tertangkap  Rabu (9/8/2017).

Terungkap peran 'mengerikannya' dalam insiden itu.

Pria berinisial SD (27), pada screenshoot video YouTube yang beredar tampak fotonya sedang menyiramkan bensin jenis Pertamax di tubuh Muhammad Al Zahra (Zoya) tukang servis amplifier yang dituding mencuri.

Saat dituangkan bensin ke tubuhnya, Zoya masih hidup meski sudah menjadi bulan-bulanan massa, ia pun akhirnya tewas mengenaskan.

Zoya dibakar hidup-hidup.

Setelah foto penyiram bensin, polisi dengan cepat memburunya.

Pria ini akhirnya ditangkap, ia ditembak kakinya.


Polisi mengatakan dalam tragedi pembakaran di Babelan ini SD memiliki peran yang mengerikan, ia pembeli bensin, penyiram bensin dan sekaligus pembakar Zoya.

"Terpaksa SD harus kami tindak tegas dengan menembak kakinya," ujar Kapolres Kabupaten Bekasi Kombes Asep Adi Saputra di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/8/2017) seperti dikutip dari Kompas.com.

Menurut polisi SD terpaksa ditembak kakinya karena berupaya melarikan diri saat polisi datangi tempat persembunyiannya.


"Dia kami tangkap di tempat persembunyiannya di Pandeglang, Banten tadi malam," kata Asep.

Selain SD sudah diamankan 4 pelaku kalinnya yakni SU (40), NA (39), AL (18) dan KR (55) dan sudah lebih dulu ditahan.

Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.


Awalnya seorang netizen mengaku iseng-iseng buka YouTube dan menemukan sosok penyiram bensin ke tubuh Zoya.

Fotonya viral dan ternyata polisi sedang memburunya, Selasa (8/8/2017) kemarin.

Sebuah screenshoot sosok pria yang menyiramkan bensin jadi viral.

Pria tersebut menggunakan kaus warna putih dengan dengan lengan hijau.

Celana pendek dan topi warna cokelat.

Tampak pria ini tanpa ragu menyiramkan bensin jenis Pertamax ke tubuh Muhammda Al Zahra (Zoya).

Foto sosok ini jadi viral, meski mukanya tak terlihat jelas tapi dari baju yang dikenakan, warga sekitar seharusnya bisa mengenalinya.


Lalu bagaimana perkembangan kasusnya, apakah penyiram bensin sudah tertangkap?

Sebelum berita ini diunggah, pria yang menyiramkan bensin ke tubuh Zoya ternyata masih jadi buronan polisi.

Polisi pun sudah kantungi nama-nama penganiaya termasuk yang paling fatal penyiram bensin serta penyulut api sehingga membakar tubuh Zoya yang saat itu masih hidup.

Merilis dari WartaKota , Kepolisian Resor Metro Bekasi telah menetapkan dua warga Muara Bakti sebagai tersangka atas tewasnya Zoya pada Selasa (1/8/2017) petang lalu.

Dua orang tersangka itu bernama SU (40) dan MA (39).

Menurut keterangan Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Asep Adisaputra, pihaknya telah memeriksa sembilan saksi di lokasi kejadian pengeroyokan berujung kematian Zoya.

Dari pemeriksaan tersebut kemudian didapatkan tujuh pelaku.

Polisi baru meringkus dua tersangka.

Pemeriksaan itu kemudian mengerucut pada tujuh pelaku. Namun dari ketujuh pelaku, polisi baru meringkus dua tersangka.

Tersangka SU dan MA menurut polisi yang melakukan penganiayaan saat Zoya keluar dari sungai.

Ketua tersangka menganiaya lantaran kesal dengan ulah korban.

SU bekerja sebagai petugas keamanan sedangkan MA merupakan seorang wiraswastawan. (***)


Berita Lainnya :
  • Sekda Inhil Hadiri Halal Bihalal Bersama Masyarakat GAS
  • Sekdakab Inhil Deklarasi Milad Kecamatan GAS
  • Syarwan: Syamsuar-Edy Mampu Bawa Riau Sejahtera
  • DPRD Inhil: Pemkab Ambil Langkah Anitisipasi
  • Presiden Jokowi Ajak Cucu Mancing Kodok
  • Komjen Pol M Iriawan Dilantik jadi Pj Gubernur Jabar
  • Kapal Tenggelam di Danau Toba Angkut 70 Penumpang
  • SBY Akan Datang ke Riau Mendukung Firdaus-Rusli
  • Dishub Bengkalis Kerahkan Semua Armada Ro-Ro
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan