Berita Bidikonline.com dapat dikutip dengan mencantumkan Bidikonline. Apabila mengutip berita tanpa menyebutkan sumber berita, redaksi bidikonline.com akan menuntut secara hukum sesuai dengan Undang Undang yang berlaku.
Satpol Bagan Siapi Api Amankan Kapal Penangkap Kerang
Selasa, 01 Desember 2009 | Dibaca 776 Kali
Rohil (Bidikonline.com) -     Dua kapal penangkap kerang yang berasal dari Tanjung Balai Asahan (Sumut) diamankan Polisi Perairan (Polair) Bagansiapi-api, Sabtu (7/11) lalu di Pantai Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Dua kapal kerang yang bermuatan 6 - 9 ton ini diamankan Polair Bagansiapi-api karena melanggar izin lokasi penangkapan kerang. Dalam izin lokasi, daerah tangkapannya, paling jauh sampai Tanjung Bangsi, batas antara Sumut dan Riau.

Kapal kerang bernama Sinar Riau II GT 9 ditekongi Triono (32) dan KM Dua Saudara I GT 6 ditekongi Rohadi (33) tersebut diduga melanggar daerah penangkapan. Kini diamankan Polair Bagansiapi-api bersama dengan dokumen. Mereka didakwa melanggar Pasal 9 huruf a,b dan c jo pasal 100, pasal 85 UU No.31 Tahun 2004 dan/atau Kepres No. 39 Tahun 1980 Tentang Penghapusan Alat Tangkap Trawl.

Dua kapal tersebut juga diamankan dari amukan nelayan Bagansiapi-api, sebab kapal tersebut  mereka anggap menghabiskan kerang di Perairan Bagansiapi-api, karena memakai alat tangkap yang jenisnya Teng, berbeda dengan alat tangkap yang digunakan nelayan Bagansiapi-api.

Kasat Polisi Perairan Bagansiapi-api Iptu Tri Irwan Hardianah S.ST, ketika dikonfirmasi Bidik (10/11) di Kantor Kepolisian Perairan Bagansiapi-api membenarkan adanya penangkapan itu. “Sekarang dua unit kapal motor KM Sinar Riau II dan KM Dua Saudara I beserta dua orang tekong kapal, telah kita amankan dan akan kita serahkan pada Pihak Pengadilan Negeri Rokan Hilir,” ujar Irwan  (Juliarmansyah). 
Komentar
Beri Komentar Cari
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
Masukkan kode yang ada pada gambar.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelum   Berikut >